Sabtu, 26 Oktober 2013

Etika Bisnis

Etika didefinisikan sebagai penyelidikan terhadap alam dan ranah moralitas dimana istilah moralitas dimaksudkan untuk merujuk pada ‘penghakiman’ akan standar dan aturan tata laku moral. Etika juga bisa disebut sebagai studi filosofi perilaku manusia dengan penekanan pada penentuan apa yang dianggap salah dan benar.
Dari definisi itu kita bisa mengembangkan sebuah konsep etika bisnis. Tentu sebagian kita akan setuju bila standar etika yang tinggi membutuhkan individu yang punya prinsip moral yang kokoh dalam melaksanakannya. Namun, beberapa aspek khusus harus dipertimbangkan saat menerapkan prinsip etika ke dalam bisnis.
Pertama, untuk bisa bertahan, sebuah bisnis harus mendapatkan keuntungan. Jika keuntungan dicapai melalui perbuatan yang kurang terpuji, keberlangsungan perusahaan bisa terancam. Banyak perusahaan terkenal telah mencoreng reputasi mereka sendiri dengan skandal dan kebohongan.  Kedua, sebuah bisnis harus dapat menciptakan keseimbangan antara ambisi untuk mendapatkan laba dan kebutuhan serta tuntutan masyarakat sekitarnya. Memelihara keseimbangan seperti ini sering membutuhkan kompromi atau bahkan ‘barter’.
Tujuan etika bisnis adalah menggugah kesadaran moral para pelaku bisnis dalam menjalankan good business dan tidak melakukan ‘monkey business’ atau dirty business. Etika bisnis mengajak para pelaku bisnis mewujudkan citra dan manajemen bisnis yang etis agar bisnis itu pantas dimasuki oleh semua orang yang mempercayai adanya dimensi etis dalam dunia bisnis. Hal ini sekaligus menghalau citra buruk dunia bisnis sebagai kegiatan yang kotor, licik, dan tipu muslihat. Kegiatan bisnis mempunyai implikasi etis dan oleh karenanya membawa serta tanggung jawab etis bagi pelakunya.
Berbisnis dengan etika adalah menerapkan aturan umum mengenai etika pada perilaku bisnis. Etika bisnis menyangkut moral, kontak sosial, hak-hak dan kewajiban, prinsip-prinsip dan aturan-aturan. Jika aturan secara umum mengenai etika mengatakan bahwa berlaku tidak jujur adalah tidak bermoral dan beretika, maka setiap insan bisnis yang tidak berlaku jujur dengan pegawainya, pelanggan, kreditur, pemegang usaha maupun pesaing dan masyarakat, maka ia dikatakan tidak etis dan tidak bermoral. Intinya adalah bagaimana kita mengontrol diri kita sendiri untuk dapat menjalani bisnis dengan baik dengan cara peka dan toleransi. Dengan kata lain, etika bisnis ada untuk mengontrol bisnis agar tidak tamak.
Pelanggaran etika bisa terjadi di mana saja, termasuk dalam dunia bisnis. Untuk meraih keuntungan, masih banyak perusahaan yang melakukan berbagai pelanggaran moral. Praktik curang ini bukan hanya merugikan perusahaan lain, melainkan juga masyarakat dan negara. Praktik korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN) tumbuh subur di banyak perusahaan.
Dari mana upaya penegakkan etika bisnis dimulai? Etika bisnis paling gampang diterapkan di perusahaan sendiri. Pemimpin perusahaan memulai langkah ini karena mereka menjadi panutan bagi karyawannya. Selain itu, etika bisnis harus dilaksanakan secara transparan. Pemimpin perusahaan seyogyanya bisa memisahkan perusahaan dengan milik sendiri. Dalam operasinya, perusahaan mengikuti aturan berdagang yang diatur oleh tata cara undang-undang.
Etika bisnis tidak akan dilanggar jika ada aturan dan sanksi. Kalau semua tingkah laku salah dibiarkan, lama kelamaan akan menjadi kebiasaan. Repotnya, norma yang salah ini akan menjadi budaya. Oleh karena itu bila ada yang melanggar aturan diberikan sanksi untuk memberi pelajaran kepada yang bersangkutan. Ada tiga sasaran dan ruang lingkup pokok etika bisnis. Pertama, etika bisnis sebagai etika profesi membahas berbagai prinsip, kondisi, dan masalah yang terkait dengan praktek bisnis yang baik dan etis. Dengan kata lain, etika bisnis pertama-tama bertujuan untuk menghimbau para pelaku bisnis untuk menjalankan bisnis secara baik dan etis.
Kedua, menyadarkan masyarakat, khususnya konsumen, buruh, atau karyawan dan masyarakatluas pemilik aset umum semacam lingkungan hidup, akan hak dan kepentingan mereka yang tidak boleh dilanggar oleh praktik bisnis siapapun juga. Pada tingkat ini, etika bisnis berfungsi menggugah masyarakat bertindak menuntut para pelaku bisnis untuk berbisnis secara baik demi terjaminnya hak dan kepentingan masyarakat tersebut.
Ketiga, etika bisnis juga berbicara mengenai sistem ekonomi yang sangat menentukan etis tidaknya suatu praktek bisnis. Dalam hal ini, etika bisnis lebih bersifat makro atau lebih tepat disebut etika ekonomi. Dalam lingkup makro semacam ini, etika bisnis bicara soal monopoli, oligopoli, kolusi, dan praktik semacamnya yang akan sangat mempengaruhi, tidak saja sehat tidaknya suatu ekonomi, melainkan juga baik tidaknya praktik bisnis dalam sebuah negara.

Etika bisnis sangat penting bagi perusahaan untuk membentuk suatu perusahaan yang kokoh dan memiliki daya saing yang tinggi  serta mempunyai kemampuan menciptakan nilai (value-creation) yang tinggi, diperlukan suatu landasan yang kokoh.

Rabu, 02 Oktober 2013

Tugas Etika Bisnis

Kelompok VII :
Aditya Prasetyo                      10210204
Ayu Purnamasari                    11210255
Gita Nesa Mayangsari            13210021
Yohana Garcia LPPS              19210691
Kelas : 4EA15



HAK PEKERJA

Macam-Macam Hak Pekerja :
1. Hak atas pekerjaan dan upah yang adil
Hak atas pekerjaan merupakan hak azasi manusia, karena.:
a. Kerja melekat pada tubuh manusia. Kerja adalah aktifitas tubuh dan karena itu tidak bisa dilepaskan atau difikirkan lepas dari tubuh manusia.
b. Kerja merupakan perwujudan diri manusia, melalui kerja, manusiamerealisasikan dirinya sebagai manusia dan sekaligus membangun hidup danlingkungannya yang lebih manusiawi. Maka melalui kerja manusia menjadi manusia,melalui kerja manusia menentukan hidupnya sendiri sebagai manusia yang mandiri.
c. Hak atas kerja juga merupakan salah satu hak asasi manusia, karena kerja berkaitan dengan hak atas hidup layak.
Hak atas pekerjaan ini tercantum dalam undang-undang dasar 1945 pasal 27 ayat 2 yang menyatakan bahwa ᾿Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.

Hak atas upah yang adil merupakan hak legal yang diterima dan dituntut seseorang sejak ia mengikat diri untuk bekerja pada suatu perusahaan. Dengan hak atas upah yang adil sesungguhnya bahwa :
a. Setiap pekerja berhak mendapatkan upah, artinya setiap pekerja berhak untuk dibayar.
b. Setiap pekerja berhak untuk memperoleh upah yang sebanding dengan tenaga yang telah disumbangkan.
c. Bahwa prinsipnya tidak boleh ada perlakuan yang berbeda atau diskriminatifdalam soal pemberian upah kepada semua karyawan, dengan kata lain harus berlakuprinsip upah yang sama untuk pekerjaan yang sama.

2. Hak untuk berserikat dan berkumpul
Dalam memperjuangkan kepentingannya, khususnya hak atas upah yang adil, pekerja harus diakui dan dijamin haknya untuk berserikat dan berkumpul. Yang bertujuan untuk bersatu memperjuangkan hak dan kepentingan semua anggota mereka. Menurut De Geroge, ada dua dasar moral yang penting dari hak untuk berserikat dan berkumpul :
a. Ini merupakan salah satu wujud utama dari hak atas kebebasan yang merupakan salah satu hak asasi manusia.
b. Dengan hak untuk berserikat dan berkumpul, pekerja dapat bersama-sama secara kompakmemperjuangkan hak mereka yang lain, khususnya atas upah yang adil.

3. Hak atas perlindungan keamanan dan kesehatan
Dewasa ini dalam bisnis modern berkembang paham bahwa para pekerja dijamin keamanan, keselamatan dan kesehatannya. Khususnya dengan berbagai resiko mengharuskan adanya jaminan perlindungan atas keamanan, keselamatan dan kesehatan bagi para pekerja. Karena itulah timbul pekerja yang diasuransikan melalui wahana asuransi kesehatan atau kecelakaan.

4. Hak perlakuan keadilan dan hukum
Menegaskan bahwa pada prinsipnya semua pekerja harus diperlakukan sama, secara fair. Artinya tidak boleh ada deskriminasi dalam perusahaan, seperti perbedaan warna kulit, asal daerah, agama dan lain-lain. Disamping itu juga dalam perlakuan peluang jabatan, pelatihan atau pendidikan lebih lanjut.

5. Hak atas rahasia pribadi
Karyawan punya hak untuk dirahasiakan data pribadinya, bahkan perusahan harus menerima bahwa ada hal-hal tertentu yang tidak boleh diketahui oleh perusahaan daningin tetap dirahasiakan oleh karyawan. Hak atas rahasia pribadi tidak mutlak, dalam kasus tertentu data yang dianggap paling rahasia harus diketahui oleh perusahaan atau karyawan lainnya, misalnya orang yang menderita penyakit tertentu. Ditakutkan apabila sewaktu-waktu penyakit tersebutkambuh akan merugikan banyak orang atau mungkin mencelakakan orang lain.

6. Hak atas kebebasan suara hati
Pekerja tidak boleh dipaksa untuk melakukan tindakan tertentu yang dianggapnya tidak baik, atau mungkin baik menurut perusahaan. Jadi, pekerja harus dibiarkan bebas mengikuti apa yang menurut suara hatinya adalah hal yang baik.

7. Whistle Blowing
Whistle blowing adalah tindakan yang dilakukan oleh seseorang atau beberapa orang karyawan untuk membocorkan kecurangan entah yang dilakukan oleh perusahaan atau atasannya kepada pihak lain. Pihak yang dilapori itu bisa saja atasan yang lebih tinggi atau masyarakat luas. Rahasia perusahaan adalah sesuatu yang confidential dan memang harus dirahasiakan, dan pada umumnya tidak menyangkut efek yang merugikan apapun bagi pihak lain, entah itu masyarakat atau perusahaan lain. Ada dua macam whistle blowing :
a. Whistle blowing internal
Hal ini terjadi ketika seorang atau beberapa orang karyawan tahu mengenai kecurangan yang dilakukan oleh karyawan lain atau kepala bagiannya.
b. Whistle blowing eksternal
Menyangkut kasus dimana seorang pekerja mengetahui kecurangan yang dilakukan perusahaannnya lalu membocorkannya kepada masyarakat karena dia tahu bahwa kecurangan itu akan merugikan masyarakat. Motivasi utamanya adalah mencegah kerugian bagi masyarakat atau konsumen. Pekerja ini punya motivasi moral untuk membela kepentingan konsumen karena dia sadar semua konsumen adalah manusia yang sama.

Jumat, 10 Mei 2013

BAHASA INDONESIA 2



1.LAPORAN

 PENGERTIAN LAPORAN
Laporan adalah karya tulis ilmiah yang dibuat oleh seseorang atau kelompok orang setelah menyelesaikan tugas yang diberikan.
Laporan berfungsi sebagai:
1) alat pertanggungjawaban secara tertulis,
2) alat pendokumentasian data,
3) alat studi banding,
4) alat pengambilan keputusan, dan
5) melatih berpikir sistematis.


A. Laporan Formal

Laporan formal terdiri dari:
1. Bagian Pendahuluan
Bagian pendahuluan terdiri dari:
a. Halaman judul: judul, maksud dan tujuan penulisan identitas penulis, instansi asal, kota penyusunan, tahun.
b. Halaman pengesahan (jika perlu)
c. Halaman motto/ semboyan (jika perlu)
d. Halaman persembahan (jika perlu)
e. Kata pengantar
f. Daftar isi
g. Daftar tabel (jika ada)
h. Daftar gambar (jika ada)
i. Daftar grafik (jika ada)
j. Abstrak (berisi uraian singkat mengenai isi laporan)

2. Bagian Isi
Uraian singkat tentang bagian ini:
a. Bab I: Pendahuluan
1) Latar belakang
2) Identifikasi masalah
3) Pembatasan masalah/ ruang lingkup penelitian
4) Rumusan masalah
5) Tujuan dan manfaat
b. Bab II: Kajian pustaka
c. Bab III: Metode penelitian
d. Bab IV: Pembahasan
e. Bab V: Penutup

3. Bagian Penutup
a. Daftar pustaka
b. Daftar lampiran
c. Indeks atau daftar istilah

B. Laporan Informal

1. Laporan kunjungan, berisi:
a. Judul laporan
b. Tujuan
c. Waktu pelaksanaan
d. Hasil yang diperoleh

2. Laporan percobaan, berisi:
a. Judul percobaan
b. Pelaksanaan (waktu dan tempat)
c. Urusan kerja
d. Data yang diperoleh
e. Kesimpulan

3. Laporan diskusi, berisi:
a. Topik
b. Moderator
c. Penyaji
d. Jumlah peserta
e. Masalah yang dibicarakan
f. Pemecahan masalah
g. Kesimpulan

2. Usulan karya ilmiah

Adapun jenis – jenis karya ilmiah, yaitu :

Skripsi

Skripsi adalah karya tulis (ilmiah) mahasiswa untuk melengkapi syarat mendapatkan gelar sarjana (S1). Skripsi ditulis berdasarkan pendapat (teori) orang lain. Pendapat tersebut didukung data dan fakta empiris-objektif, baik berdasarkan penelitian langsung; observasi lapangan atau penelitian di laboratorium, atau studi kepustakaan. Skripsi menuntut kecermatan metodologis hingga menggaransi ke arah sumbangan material berupa penemuan baru.


Tesis

Tesis adalah jenis karya ilmiah yang bobot ilmiahnya lebih dalam dan tajam dibandingkan skripsi. Ditulis untuk menyelesaikan pendidikan pascasarjana. Dalam penulisannya dituntut kemampuan dalam menggunakan istilah tehnis; dari istilah sampai tabel, dari abstrak sampai bibliografi. Artinya, kemampuan mandiri sekalipun dipandu dosen pembimbing menjadi hal sangat mendasar. Sekalipun pada dasarnya sama dengan skripsi, tesis lebih dalam, tajam, dan dilakukan mandiri.


      Disertasi

Disertasi ditulis berdasarkan penemuan (keilmuan) orisinil dimana penulis mengemukan dalil yang dibuktikan berdasarkan data dan fakta valid dengan analisis terinci. Disertasi memuat penemuan-penemuan baru, pandangan baru yang filosofis, tehnik atau metode baru tentang sesuatu sebagai cerminan pengembangan ilmu yang dikaji dalam taraf yang tinggi.

TOPIK YANG SESUAI DENGAN BIDANG PENELITIAN BESERTA ALASANNYA :

-          SKRIPSI

Judul: Analisis stuktur modal yang optimal pada PT. Intan Wijaya Chemical   Industry
Alasan : Karena suatu skripsi itu harus meneliti ke suatu perusahaan atau apapun itu yang lebih besar dan sudah mempunyai nama yang besar juga.

-          MAKALAH

Judul   : system pemilihan ketua osis digital dengan menggunakan teknologi sms.
Alasan : karena makalah hanya meneliti diruang lingkup yang kecil atau masalah yang sederhana saja.

-          TESIS

Judul   : meningkatkan jumlah mahasiswa dengan membuka program studi baru di STPMD APMD YOGYAKARTA.
Alasan : Karena dalam sebuah tesis kita mesti meneliti masalah yang lebih serius lagi dari pada makalah atau skripsi.



Kamis, 14 Maret 2013

Tugas I Bahasa Indonesia



1. Penalaran
Penalaran ialah  proses berpikir yang bertolak dari pengamatan indera yang menghasilkan sejumlah konsep dan pengertian

2. Penalaran Induktif
- Penalaran Induktif ialah proses penalaran untuk menarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku umum berdasarkan fakta – fakta yang bersifat khusus, prosesnya disebut Induksi. Penalaran induktif tekait dengan empirisme. Secara impirisme, ilmu memisahkan antara semua pengetahuan yang sesuai fakta dan yang tidak. Sebelum teruji secara empiris, semua penjelasan yang diajukan hanyalah bersifat sentara. Penalaran induktif ini berpangkal pada empiris untuk menyusun suatu penjelasan umum, teori atau kaedah yang berlaku umum. 
- Contoh Penalaran Induktif : Burung punya sayap dan bisa terbang, ayam punya sayap dan tidak bisa terbang, bebek punya sayap dan tidak bisa terbang.
kesimpulan : tidak semua unggas yang bersayap dapat terbang

3. Penalaran Deduktif
- Penalaran Deduktif ialah proses penalaran untuk manarik kesimpulan berupa prinsip atau sikap yang berlaku khusus berdasarkan atas fakta-fakta yang bersifat umum. Proses penalaran ini disebut Deduksi. Kesimpulan deduktif dibentuk dengan cara deduksi. Yakni dimulai dari hal-hal umum, menuku kepada hal-hal yang khusus atau hal-hal yang lebih rendah proses pembentukan kesimpulan deduktif terebut dapat dimulai dai suatu dalil atau hukum menuju kepada hal-hal yang kongkrit. 
- Contoh Penalaran Deduktif :
a) Silogisme : penarikan kesimpulan secara deduktif. dengan kata lain, 3 buah rangkaian pendapat, yang terdiri dari 2 pendapat dan 1 kesimpulan. 
contoh: Semua makhluk hidup akan mati
            Anggrek adalah makhluk hidup
            Jadi, Anggrek akan mati
b) Entimen : penalaran deduksi secara langsung. Dan dapat dikatakan pula silogisme premisnya dihilangkan atau tidak diucapkan karena sudah sama-sama diketahui. 
contoh : Manusia membutuhkan makanan
             Budi adalah manusia
             Jadi, Budi membutuhkan makanan



Selasa, 16 Oktober 2012

Jelaskan apa yang dimaksud dengan Psikologi Konsumen? Apa kaitan psikologi konsumen dengan pengambilan keputusan dalam pemasaran?

Psikologi Konsumen ialah suatu cabang ilmu psikologi yang mempelajari tentang perilaku konsumen dalam membuat suatu keputusan, untuk membeli suatu barang atau jasa. Ilmu ini memiliki cangkupan ilmu lain yang cukup luas, contohnya yang berbau ilmu ekonomi. karena menurut pandangan filsafat ilmu, ilmu itu saling melengkapi dan mengisi satu sama lainnya.
Lalu yang dimaksud dengan perilaku konsumen ialah kegiatan seseorang pada saat mendapatkan, mengkonsumsi maupun membuang barang dan jasa tersebut.
The American Marketing Association mendefinisikan perilaku konsumen sebagai interaksi dinamis dari pengaruh dan kesadaran, perilaku, dan lingkungan dimana manusia melakukan pertukaran aspek hidupnya. Dalam kata lain, perilaku konsumen mengikutkan pikiran dan perasaan yang dialami manusia dan aksi yang dilakukan saat proses konsumsi ( Peter & Olson, 2005)



Apa kaitan psikologi konsumen dengan pengambilan keputusan dalam pemasaran?

1. Motivasi
Seperti yang diterangkan oleh teori Robert Maslow: Dimulai dengan kebutuhan-kebutuhan fisiologis (lapar, haus), disusul kebutuhan-kebutuhan keselamatan (perasaan aman, perlindungan), kemudian kebutuhan-kebutuhan sosial (perasaan menjadi anggota lingkungan dan dicintai), selanjutnya kebutuhan-kebutuhan untuk dihargai (harga diri, pengakuan, status) dan mengkerucut ke kebutuhan-kebutuhan pernyataan diri atau pengembangan dan perwujudan diri.

2. Persepsi
Fenomena yang ditangkap oleh panca indera dan dimaknai oleh pikiran. Bagaimana seseorang tersebut dapat mendeskripsikan dirinya melalui sebuah pemikiran yang sistematis sebelum dia melakukan suatu perilaku konsumsi.

3. Belajar
Sewaktu orang berbuat, mereka belajar. Belajar menggambarkan perubahan dalam perilaku seseorang individu yang bersumber dari pengalaman. Seiring berjalannya waktu dan bertambahnya usia, maka seseorang haruslah semakin matang dan semakin bijak dalam melakukan perilaku konsumen dikarenakan selalu bertambahnya ilmu pembelajaran yang didapat olehnya dari berbagai pengalaman yang didapatnya.

4. Kepercayaan dan Sikap
Melalui perbuatan dan belajar, orang memperoleh kepercayaan dan sikap. Kepercayaan adalah gagasan deskriptif yang dianut oleh seseorang tentang sesuatu. Sebuah sikap, menggambarkan penilaian kognitif yang baik maupun tidak baik, perasaan-perasaan emosional dan kecenderungan berbuat yang bertahan selama waktu tertentu terhadap beberapa objek.

Jumat, 05 Oktober 2012

Perilaku Konsumen

Bagaimana perilaku konsumen bisa membantu keberhasilan suatu produk?


Perilaku konsumen adalah proses dan aktifitas ketika seseorang berhubungan dengan pencarian, pemilihan, pembelian, penggunaan serta pengevaluasian produk dan jasa demi memenuhi kebutuhan dan keinginan. Perilaku konsumen merupakan hal-hal yang mendasari konsumen untuk membuat keputusan pembelian.

Konsumen merupakan elemen penting di dalam keberhasilan suatu perusahaan. Jika pada zaman dahulu produsen yang menentukan barang apa yang akan diberikan kepada konsumen, sekarang konsumen lah yang menentukan barang yang bagaimana yang mereka inginkan.
 Perusahaan harus mampu memenuhi dan memelihara kepuasan konsumen jika ingin dapat bertahan. Karena perusahaan sebagai produsen tidak akan berarti apapun tanpa konsumen.

Jika konsumen memperoleh kepuasan, maka konsumen akan menambah jumlah pembelian, menambah frekuensi pembelian, menginformasikan kepuasan tersebut kepada calon konsumen.

Manfaat yang diperoleh jika perusahaan fokus kepada konsumen adalah:
1. Menciptakan hubungan yang harmonis antara perusahaan dengan para konsumen
2. Memiliki keunggulan kompetitif dalam bersaing
3. Memungkinkan dilakukan pembelian ulang oleh konsumen
4. Mendorong terjadinya loyalitas konsumen
5. Membentuk rekomendasi positif dan menguntungkan bagi perusahaan
6. Meningkatkan reputasi perusahaan
7. Menjaga kelangsungan hidup bersama
8. Memperoleh laba secara berkelanjutan


Tidak dapat dipungkiri memang bahwa persaingan di dunia bisnis semakin lama semakin ketat. Dimana perusahaan masing-masing saling berlomba untuk mendapatkan perhatian konsumen

Pemahaman akan perilaku konsumen dapat diaplikasikan dalam beberapa hal :
1. Untuk merancang sebuah strategi pemasaran yang baik, misalnya menentukan kapan saat yang tepat perusahaan memberikan diskon untuk menarik pembeli.
2. Perilaku konsumen dapat membantu pembuat keputusan membuat kebijakan publik. Misalnya dengan mengetahui bahwa konsumen akan banyak menggunakan transportasi saat lebaran, pembuat keputusan dapat merencanakan harga tiket transportasi di hari raya tersebut.
3. Dalam hal pemasaran sosial, yaitu penyebaran ide di antara konsumen. Dengan memahami sikap konsumen dalam menghadapi sesuatu, seseorang dapat menyebarkan ide dengan lebih cepat dan efektif.

Senin, 16 April 2012

Tugas rangkuman pendidikan kewarganegaraan


DEMOKRASI ANTARA TEORI DAN PELAKSANAANYA DI INDONESIA

A. Pengantar: Arti, makna dan manfaat demokrasi
Arti Demokrasi
Demokrasi berasal dari kata Yunani demos dan kratos. Demos artinya rakyat dan kratos berarti pemerintahan. Jadi demokrasi berarti pemerintahan rakyat, yaitu pemerintahan yang rakyatnya memegang peranan yang sangat menentukan.
Manfaat demokrasi
Manfaat demokrasi diantaranya sebagai berikut:
a.      kesetaraan sebagai warga
demokrasi bertujuan memperlakukan semua orang adalah sama dan sederajat
b.      memenuhi kebutuhan-kebutuhan hukum
semakin besar suara rakyat dan menentukan kebijakan, semakin besar pula kemungkinan kebijakan mencerminkan keinginan rakyat hanya jika ada saluran-saluran pengaruh dan tekanan yang konsisten dan efek dari bawah.
c.       Pluralisme dan kompromi
Demokrasi mengisyaratkan kebhinekaan dan kemajemukan dalam masyarakat maupun kesamaan kedudukan dianatar para warga negara.
d.      Menjamin hak-hak dasar
Demokrasi menjamin hak-hak dasar. Hak-hak itu memungkinkan pengembangan diri setiap individu dan memungkinkan terwujudnya keputusan-keputusan kolektif yang lebih baik.
e.      Pembaruan kehidupan sosial
Penghapusan kebijakan-kebijakan yang telah using secara rutin dan penggantian para politisi dilakukan dengan cara yang santun dan damai, menjadikan sistem demokratis mampu menjamin pembaruan kehidupan sosial.

B. Nilai-nilai demokrasi
Kehidupan demokrasi tidak akan datang, tumbuh dan berkembang dengan sendirinya dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Demokrasi adalah sistem pemerintahan yang terbaik dibangding dengan sistem lainnya. Untuk menumbuhkan keyakinan akan baiknya sistem demokrasi, maka harus ada pola perilaku yang menjadi tuntutan atau norma/nilai-nilai demokrasi yang diyakini masyarakat. Nilai-nilai dari demokrasi membutuhkan hal-hal berikut:
1.      Kesadaran dan pluralism
Masyarakat yang hidup demokratis harus menjaga keberagaman yang ada di masyarakat.
2.      Sikap yang jujur dan pikiran yang sehat
Pengambilan keputusan didasarkan pada prinsip musyawarah mufakat, dan memperhatikan kepentingan masyarakat pada umumnya.
3.      Demokrasi membutuhkan kerjasama antarwarga masyarakat dan sikap itikad baik.
Demokrasi membutuhkan kerjasama antar anggota masyarakat, untuk mengambil keputusan yang disepakati semua pihak.
4.      Demokrasi membutuhkan sikap kedewasaan.
Demokrasi mengharuskan adanya kesadaran adanya dengan tulus menerima kemungkinan kompromi atau kekalahan dalam pengambilan keputusan.
5.      Demokrasi membutuhkan pertimbangan moral.
Demokrasi mewajibkan adanya keyakinan bahwa cara mencapai kemenangan haruslah sejalan dengan tujuan dan berdasarkan moral serta tidak menghalalkan segala cara.


C. Prinsip dan Parameter Demokrasi
Suaru negara atau pemerintahan dikatakan demokratis apabila dalam sistem pemerintahannya mewujudkan prinsip-prinsip demokrasi. Menurut Robert A Dahl terdapat tujuh prinsip demokrasi yang harus ada salam sistem pemerintahan, yaitu:
1.      Adanya control atau kendali atas keputusan pemerintahan.
2.      Adanya pemilihan yang teliti dan jujur
3.      Adanya hak memilih dan dipilih
4.      Adanya kebebasan menyatakan pendapat tanpa ancaman
5.      Adanya kebebasan mengakses informasi
6.      Adanya kebebasan berserikat terbuka
Kebebasan berserikat dan berpolitik sudah dijamin Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2001 dan UU Nomor 13 Tahun 2003. Prinsip demokrasi sebenarnya sudah dikembangkan di Indonesia, namun prinsip tersebut belum optnimal dilaksanakan atau memerlukan perbaikan dalam pelaksanaannya. Untuk mengukur seberapa jauh kadar demokrasi dapat dilihat daei empat hal yaitu:
1.      Pembentukan pemerintahan melalui pemilu.
2.      Sistem pertanggungjawaban pemerintahan
3.      Pengaturan sistem dan distribusi kekuasaan negara
4.      Pengawasan oleh rakyat
D. Jenis-jenis Demokrasi
Demokrasi ada beberapa jenis yang disebabkan perkembangan dalam pelaksanaannya di berbagai kondisi dan tempat.
A.      Demokrasi berdasarkan cara menyampaikan pendapat
1.      Dalam demokrasi langsung rakyat diikutsertakan dalam proses pengambilan keputusan untuk menjalankan kebijakan pemerintahan.
2.      Demokrasi tidak langsung atau demokrasi perwakilan
Demokrasi ini dijalankan oleh rakyat melalui wakil rakyat yang dipilihnya melalui pemilu.
3.      Demokrasi perwakilan dengan sistem pengawasan langsung dari rakyat
Demokrasi ini merupakan campuran antara demokrasi langsung dengan demokrasi perwakilan. Referendum adalah pemungutan suara untuk mengetahui kehendak rakyat secara langsung. Referendum diklasifikasiin menjadi tiga:
a.      Referendum wajib
Referendum ini dilakukan ketika ada perubahan atau pembentukan norma penting dan mendasar dalam UUD (konstitusi) atau UU yang sangat politis.
b.      Referendum tidak wajib
Referendum ini dilaksanaan jika dalam waktu tertentu setelah rancangan undang-undang diumumkan, sejumlah rakyat mengusulkan diadakan referendum.
c.       Referendum konsultatif
Referendum ini hanya sebatas memintaa persetujuan, karena rakyat tidak mengerti permasalahannya, pemerintah meminta pertimbangan pada bidang tertentu yang berkaitan dengan permasalahan tersebut.

B.      Demokrasi berdasarkan titik perhatian atau prioritas
1.      Demokrasi formal
Demokrasi ini secara hukum menempatkan semua orang dalam kedudukan yang sama dalam bidang politik, tanpa mengurangi kesenjangan ekonomi.
2.      Demokrasi material
Demokrasi material memandang manusia mempunyai kesamaan dalam bidang sosial-ekonomi, sehingga persamaan bidang politik tidak menjadi prioritas.
3.      Demokrasi campuran
Demokrasi ini merupakan campuran dari kedua demokrasi tersebut di atas.

C.      Berdasarkan prinsip ideologi
1.      Demokrasi liberal
Demokrasi ini memberikan kebebasan yang luas pada individu
2.      Demokrasi rakyat atau demokrasi proletar
Demokrasi ini bertujuan untuk menyejahterakan rakyat

D.     Berdasarkan wewenang dan hubungan antar alat kelengkapan negara
1.      Demokrasi sistem parlementer
Cirri-ciri pemerintahan parlementer antara lain:
a.      DPR lebih kuat daripada pemerintah
b.      Kepala pemerintahan atau kepala eksekutif disebut perdana menteri dan memimpin cabinet dengan sejumlah mentri yang bertanggung jawab kepada DPR
c.       Program kebijakan cabinet disesuaikan dengan tujuan politik negara.
d.      Kedudukan kepala negara terpisah dari kepala pemerintahan, biasanya hanya berfungsi sebagai symbol negara.
e.      Jika pemerintah dianggap tidak mampu, maka anggota DPR dapat mosi tidak percaya kepada parlemen untuk membubarkan pemerintah.
2.      Demokrasi sistem presidensial
Cirri-ciri pemerintahan yang menggunakan sistem presidensial adalah sbb:
a.      Negara dikepalai presiden
b.      Kekuasaan eksekutif presiden dijalankan berdasarkan kedaulatan yang dipilih dari dan oleh rakyat langsung atau melalui badan perwakilan.
c.       Presiden mempunya kekuasaan mengangkat dan memberhentikan menteri.
d.      Menteri tidak bertanggung jawab kepada DPR melainkan kepada presiden.


E.      Pelaksanaan Demokrasi di Indonesia

Ada empat macam demokrasi yang pernah diterapkan dalam kehidupan ketatanegaraan kita, yaitu:
a.      Demokrasi Parlementer (Liberal)
Pada masa berlakunya Demokrasi Parlementer (1945-1959), kehidupan politik dan pemerintahan tidak stabil, sehingga program dari suatu pemerintah tidak dapat dilaksanakan dengan baik dan berkesinambungan.
b.      Demokrasi Terpimpin
Demokrasi terpimpin lahir dari keinsyafan, kesadaran, dan keyakinan terhadap keburukan yang diakibatkan dari praktik demokrasi parlementer yang melahirnya terpecahnya masyarakat, baik dalam kehidupan politik maupun dalam tatanan kehidupan ekonomi
c.       Demokrasi pancasila pada era orde baru
Latar belakang munculnya demokrasi pancasila adalah adanya berbagai penyelewengan dan permasalahan yang dialami bangsa Indonesia pada masa berlakunya demokrasi parlementer dan demokrasi terpemimpin.
d.      Demokrasi langsung pada Era Orde Reformasi
Orde reformasi ini merupakan consensus untuk mengadakan demokratis dalam segala bidang kehidupan. Demokrasi yang dijalankan pada masa reformasi ini masih tetap demokrasi pancasila. Perbedaannya terletak pada aturan pelaksanaan dan praktik penyelenggaraan. Berdasarkan peraturan perundang-undangan dan praktik pelaksanaan demokrasi, terdapat beberapa perubahan pelaksanaan deokradi pada Orde Reformasi sekarang ini, yaitu:
-          Pemilihan umum lebih demokratis
-          Partai politik lebih mandiri
-          Pengaturan hak asasi manusia
-          Lembaga demokrasi lebuh berfungsikonsep trias politika (3pilar kekuasaan negara) masing-masing bersifat otonom penuh.
Kegagalan demokrasi pancasila zaman orde baru , bukan berasal dari kosen dasar demokrasi pancasila, melainkan lebih kepada praktik atau pelaksanaan yanh mengingkari keberadaan demokrasi pancasila itu.
Demokrasi pancasila hanya akan dapat dilaksanakan dengan baik apabila nilai nilai yang terkandung di dalamnya dapat di pahami dan dihayatisebagai nilai nilai budaya politik yang mempengaruhi sikap hidup politik pendukungnya.
Kegagalan demokrasi pancasila pada zaman orde baru membuat banyak penafsiran mengenai asas demokrasi, belajar dari pengalaman itu, dalam era reformasi perlu penataan ulang penegasan kembali arah dan tujuan demokrasi pancasila , menciptakan perasaan dan saran yang di perlukan dari bagi pelaksanaan demokrasi pancasila.

F.       Mengembangkan sikap demokrasi
Bangsa Indonesia saat ini pada era reformasi, sedang belajar menunjang tinggi nilai nilai demokrasi. Untuk mengembangkan sikap demokrasi, maka proses pembelajaraan dan pendidikan akan lebih efektif bila di mulai daridalam keluarga dan dalam dunia pendidikan formal, berikut ini adalah panduan yang dapat membantu orang tua menanamkan nilai nilai demokrasi dalam diri anak :
-          Memberikan  perhatian khusus dengan serius pada anak yang sedang berusaha menyampaikan perasaan , pendapat atau cerita dengan cara memandangnya ,dan jangan sampai memutuskan pendapat sebelum anak menyelesaikan pendapat
-          Mengusahakan menajadi pemmbicara yang baik, usaha untuk mendengarkan pembicaraan anakk anak dengan kontak mata serta memberikan ekspresi yang sesuai
-          Memberikan kesempatan memperbaiki sebelum memberikan sanksi. Sebelum memberikan hukuman, berikan kesempatan pada anak untuk menjelaskan duduk persoalannya, kemudian berikan hukuman yang sesuai dengan kesalahannya disertai penjelasan mengapa hukuman tersebut harus di berikan
-          Menghormati anak, anak anak haru dihormati dan menghindari kesan memerintah dalam memita si anak untuk melakukan sesuatu.
-          Melibatkan anak dalam pengambilan keputusan, mengembangkan demokrasi dengan melibatkan anak dalam pengembilan keputsan seperti misalnya dalam menentukan menu makan , tujuan reaksi  program TV dan VCD, yang sesuai dengan usia mereka , untuk menghindari kesan mendikte
Ada beberapa hal khusus yang perlu  di perhatikan oleh para guru dan dosen ,yaitu :
A.      Menjadikan siswa dan mahasiswa sebagai subjek atau teman dalam proses belajar atau perkuliahan , memberikan siswa dan mahasiswa kesempatan untuk mengungkap pendapatnya sendiri dalam menjawab suatu pertanyaan
B.      Sebagai pendidik baik guru maupun dosen, sebaiknya belajar untuk berlapang dada dalam menerima kritik murid , usahakan kritik dianggap sesuatu yang wajar terjadi, dan sebagai koreksi unutk memperbaiki kinerja guru dan dosen.
C.      Guru dan dosen mengembangkan siakp adil , terbuka, konsisten, dan bijaksana dalam memberikan hukuman kepada murid, dan mahasiswa yang bersalah
D.     Guru dan dosen sebaiknya menghindari mencaci maki atau memarahi murid dan mahasiswa di hadapan teman – temannya, karena harga  diri mereka akan teroyak
Hal hal yang perlu di perhatikan oleh sisw2a dan mahasiswa adalah sebagai berikut :
A.      Aktif mengungkapkan ide , gagasan dan pikirannya kepada guru dan dosen
B.      Siswa dan mahasiswa mempunyai motivasi agar lebih maju dan dewasa
C.      Mengembangkan kepekaan terhadap lingkungan sekitar
D.     Mempunyai kemampuan untuk belajar untuk mengetahui ( to know ) untuk melakukan sesuatu ( to do ), dan menjadi diri sendniri (  to be ) dan untuk hidup bersama
E.      Mempunyai kemauan untuk belajar beroganisasi melalui wadah yang ada di sekolah dan perguruan tinggi

Hal hal yang perlu di perhatikan oleh masyarakat dan pemerintah proses belajar demokrasi antara lain :
·         Mendidik masyarakat untuk bersikap dewasa
·         Mengembangkan sikap ksatria dengan mengakui kekalahan, atau bersikap siap menang dan siap kalah
·         Menggunaka mekanisme demokrasi untuk mencari titik perbedaan pendapat
·         Mengembang sikap yang sensitive dan epati terhadap  kepentingan rakyat yang lebih bagus
·         Mengembangkan kerja sama antara anggota masyarakatr dengan pikiran yang lodiis dan itikad baik
·         Mengembang masyarakat uhntuk aktid dala memberikan pengawasan
Dengan perhatian tua, tua dan dosen terhadap hal hal tersebut, diharapkan proses demokrasi dapat berjalan dengan baik dan alamiah, sehingga tercipta siswa dan mahasiswa serta masyarakat yang bertanggung jawab
G.     Kajian Kasus Untuk Demokrasi : antara teori dan pelaksanaannya Indonesia
Koisi yudisial yang baru beberapa hari dilantik presiden susilo bambang yudhoyono (SBY ) ,akan mendap pekerjaan perdana . dan pekerjaan ini tentu akan menjadi perhatian masyarakat, aparat penegak hukum, politikus , pengamat, politik, dan sebagainya
Kota depok yang meruakan pintu gerbang DKI Jakarta pada kamis ( 4/8) dibuat gelisa dengan adanya pemberitaan bahwa pengedilan tinggi ( PT )jawa barat memenangkan gugatan badrul kamal untuk menjadi wali kota depok dan menggugurkan kemenang nur muhmudi ismail. Masyarakat bingung karena kemenangan yang dianulir pengadilan itu tidak jelas asal mualanya.
Banyak Kejanggalan
PT jawa barat pada kamis (4/8) membuat keputusan dengan menganulir (membatalkan ) kemenangan nur mahmudi – yuyun wirasaputra dalam pilkada kota depok dan kemengangan pasangan badrul kamal – syihabuddin. Disamping itu, ada keanehan dalam proses pradilan ,satu orang anggtoa majelis hakim yang dinilai vocal tiba tiba dig anti di tengah proses persidangan “ dan yang juga cukup penting , proses peradilan dinilai tidak fair kerena tim nur muhmudi tidak di beri kesempatan menyampaikan bukti bukti. Sebab mmeski gugatan yang diajukan pihak badrul kamal kepada KPUD, yang terkena  dampaknya adalah nur mahmudi.
Terjadi Konsipasi
Ketua DPC PKS sukmajaya fuad suhandiyo dalam orasi mengatakan , putusan hakim tersebut mencerminkan adanya indikasi permainan uang , karena bisa mengubah hasil  pilkada koda depok . senada dengan itu , tokoh gerakan pemuda marhean, wing iskandar, mengungkapkan mungkin saja telah tejadi konspirasi, “ sejak awal persiapan pilkada kota depok “ .
“memang pada awalnya terkesan bahwa dalam pilkada kallah oleh pesaing utamanya , nur mahmudi ismail, lalu muncul isu isu yang sengaja dibuat bahwa badrul di curangin disakiti, dan disakiti dan di kerjai lawan nya “, katanya, dengan demikian , lanjutnya , masyarakat depok merasa ibaterhadap badrul dan pasangannyam shihabuddin achmad, langsung menggugat KPUD dengan menyetakan telah terjadi kecurangan dalam penghitungann suara. Disamping itu , pantia pengawas degan partai penegak demokrasi Indonesia . di samping itu panitia daerah sebagian yang di pasang badrul  ( saat itu masih jadi wali kota depok ) adalah orang oran gkepercayaan yang bisa diatur , belum lagi di KPU depok yang di gugat badrul . hal itu terlihat saat putusan itu, padahal , dia kan bisa menjawab m tidak terima dan akan melakukan uoaya huku, ke komisi judicial atau ke mahkamah konstitusi. Pemantau pilkada jelas jelas sudah di bayar . khusus KPU dan pengacarea yang ada dalam persidangan juga terkesan sebagai delagan belaka.
Sudah Final
Jadi, ini pekkerjaan perdana buat komisi yudisial, dan sudah tentu sebagaian besar masyarakat kota depok yang sudah memilih nur mahmudi ismasl akan merasa puar atas apa pun yang dihasilkannya , “ apalagi kalau mahkama konstitusi juga turun tangan dengan memeriksa berbagai surat yang di keluarkan KPUD, panwasda , DPRD, terasuk surat keputusan dari pengadilan tinggi jawa barat” ungkap wing
Walaupun dalam UU no.32/2004  tentang pemda, bahwa keputusan pengadilan tinggi tentang sengketa pilkada bersifat dinal dan mengikat , namun ketua MA bagirmanan mempersilakan KPUD depok dan nur mahmudi ismail melalui pengacara adnan buyung melakukan upaya PK ( peninjau kembali ) ke MA , hasilnya MA  mengabulkan PK tersebut dan kembali memenangkan nurmahmudi .